Penjualan Apartemen Strata Alam Sutera Belum Memuaskan

Penjualan Apartemen Strata Alam Sutera Belum Memuaskan

Penjualan apartemen strata saat ini memang belum memuaskan sehingga hargavjual belum akan naik dan tetap stabil.

Esti Novijanto, Commercial Unit Sales Departement Head PT Alam Sutera Realty Tbk menyebutkan saat ini perusahaan memiliki perkantoran strata The Prominence di kawasan alam Sutera. Proyek yang dikembangkan semenjak 2014 itu telah terjual 60% dari total gedung setinggi 30 lantai.

Pihaknya menyediakan ukuran terkecil 150 meter persegi dengan kisaran harga Rp24 juta per meter persegi.

Kinerja penjualan yang kurang memuaskan juga terjadi pada perkantoran strata milik ASRI lainnya di kawasan CBD Jakarta, The Tower.

Persaingan ketat kata dia memang berada di wilayah itu, lantaran lebih banyak pemain internasional berkantor di sana, sehingga tingkat penjualan baru mencapai 50%.

Ke depannya perusahaan berstrategi membidik korporasi besar yang membeli perkantoran secara borongan yang kemudian berniat untuk menyewakannya kembali atau menempatinya bagi anak perusahaan lainnya.

“Selain itu hanya beberapa lantai hanya sampai low zone, secara perhitungan finansial yang kami simpan untuk disewakan, bukan dijual sebagai pendukung pendapatan berulang. Misalkan “the tower” sekitar enam lantai kami sewakan, groundflour dan upper ground nggak kami jual,”katanya kepada bisnis Minggu (3/12).

Colliers International Indonesia mencatat ketiadaan yang siginfikan dalam transaksi penjualan perkantoran strata title berlanjut hingga kuartal III/2017. Sekitar 40% dari total pasokan perkantoran yang tersedia selama periode 2017—2018 masih belum terjual.

Ferry Salanto Senior Associate Director Research Colliers International Indonesia mengatakan bahkan untuk perkantoran yang mulai beroperasi dari 2015 hingga semester I/2017 ada kesenjangan yang cukup besar antara tingkat take-up (ruang dijual) dengan tingkat hunian (ruang yang ditempati) yaitu 65% berbanding 50%.

Sehingga kata dia akan sulit bagi pengembang untuk menyesuaikan harga dan mencatat pertumbuhan yang sama seperti pada tahun sebelumnya sebesar 5% secara tahunan. Tingkat permintaan harga diharapkan tetap stabil hingga akhir 2017 yang mencerminkan pertumbuhan 2% secara tahunan.

Saat ini imbuh dia rata-rata penjualan apartemen strata di kawasan CBD berada di kisaran Rp56.6 juta per meter persegi.

Dia melanjutkan kendati mencatatkan transaksi penjualan yang terbatas, pemilik gedung masih enggan untuk menjual dengan harga yang lebih rendah.

“Pemilik lebih memilih menawarkan ruang yang tak terjual untuk disewakan sambil menunggu pasar kantor strata membaik. Pengembang kemungkinan besar akan menaikkan harga yang diminta setidaknya pada 2018,”katanya dari riset tertulis dikutip Minggu (3/12).

sumber:properti.bisnis.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *